05
Sep
08

dimana hati mereka?

sore ini, semua keluarga lagi berkumpul di rumah, mama dan ade lagi bikin kue, pake berisik2 segala , saya sendiri lagi online di ruang tamu, jadi dengan mudahnya dan ramenya saya bisa ngedengerin anak2 kecil main di depan taman, sesepedahan, teriak2an, main perosotan dan macam2 permainan lainnya, tiba2 aja..
GUBRAGK..!! dan tangisan anak kecil berumur 6 tahun pun pecaaaaaah, nangis sejadi2nya, histeriiis sekali, rupanya, anak itu, anak tetangga saya, jatuh terpental dari sepeda nya karena ketika di tikungan taman di depan rumah, dalam keadaan ngebut, dan terbantinglah dia.

awal nya, kami yang dirumah mengira, sudah ada pembantunya yang membantu nya, atau setidak nya mengajaknya pulang. 10 detik…20 detik…30 detik.. tapi dia masih menangis histeris, adik saya langsung lari keluar dan menyampiri nya, ternyata, dia masih di pinggir jalan dekat got, muntah2 dan tidak ada yang menemani, masih dalam keadaan menangis histeris,sendirian, entah karena kaget dia jatuh atau apa karena ada bagian tubuhnya yang terluka. dan ternyata yang bikin miris adalah, dari sekitar 5 pembantu yang sedang duduk2 di taman, serta sekitar 8 orang anak2 sebaya anak tadi yang jatuh, tidak ada satupun yang beranjak dari duduknya, mereka tetap sibuk masing2, ada yang mainan hape, naek sepeda, dan duduk2 di taman.

apa gak ada yang denger tangisan sekenceng itu?

adik saya yang “protes” langsung teriak kesana sini, “WOY! INI MBA NYA KEMANA??!!”,

adik saya berteriak 3x baru mba nya anak itu dateng dengan jalannya yang lamban, diikuti lari2 kecil ibunya.

pertanyaannya adalah :

1. apa emang yang denger tangisan itu hanya orang2 rumah saya?

2. apa orang2 di luar rumah saya itu pada budeg?

3. apa yang kasihan sama anak itu cuma adik saya?

4. dimana hati mereka para pembantu gila yang tega mendengar anak kecil sehisteris itu tidak disamperin?

5. apa teman2 anak kecil yang jatuh itu diajarin oleh orang tuanya untuk “nak, kalo ada orang di sekitar kamu yang mengalami kesulitan, tinggalin aja, gak usah ikut2an” ??

6. dimana HATI MEREKAA…

emang zaman udah individualisme atau lebih hebat lagi.

**geleng2 kepala saya.

*mav kalo ada2 kasar, soalnya saya benar2 emosi jiwa.hfff


7 Responses to “dimana hati mereka?”


  1. September 5, 2008 at 3:20 am

    zaman emang udah berubah, ketidakpedulian antar sesama sudah menjadi trend bagi orang2 yang menganggap dirinya beda. untuk melakukan suatu hal yang baik itu merupakan keterpaksaan atau kepura-puraan belaka.

    Tapi kok kenapa nunggu sampai 1/2 jam anak itu nangis, adiknya baru keluar untuk menegur keluarganya sih … he he he

  2. September 5, 2008 at 3:29 am

    kok orang2 di sekitarnya nggak peduli ya, ato memang mereka itu budeg kali ya.
    namun salut buat adik mbak yang langsung turun tangan untuk menegur orang2 di sekitarnya tapi kok mbaknya cuman diam dan hanya marah2 sih …

  3. September 5, 2008 at 8:16 am

    pertamanyaaa…..
    asik yang pertama😀
    seng sabar njieeeeh… jitakin aja atu-atu
    kesadaran mang harus dipupuk dari dalem diri sendiri dulu tuh.. tanemin deh ke orang-orang yg budek-budek tadi hwehehe

  4. September 5, 2008 at 11:08 am

    individualisme adalah kikisan budaya… entah diri kita dimana sekarang, tanpa eksistensi atas keberadaan kepedulian terhadap sesama. semoga tercerahkan dengan tulisan ini. amin

    salam

  5. September 5, 2008 at 9:25 pm

    Astagfirullah.. parah ajeeeeeeeeeeeee
    maybe krn itu “Bukan siapa2 gue” jd ga mau bantu
    skrg org dah makin individualis sih yah T___T kalau bukan untuk diri sendiri ga akan maju. hix

  6. 6 salifameera
    September 7, 2008 at 6:54 am

    assalamualaikum, terimakasih buat sahabats yang udah pada komentar..
    shireishou..rafii…cumie…reekoheek…

    oh ia, ty emang gak keluar, karena emang menduga ada mbak nya, dan ade saya dah lari duluan keluar, maaf bukannya ngeles,, tapi emang gitu, hehe..

  7. September 11, 2008 at 3:47 am

    jadi ikut ikutan emosi nih bacanya, he…’

    gmn kalo terjadi ama anak kita ya? ga ada yang bantuin…huhuhuhu..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Bismillahirrahmanirrahim

welcome to my simply blog! blog ini jauh dari kesempurnaan, hanya mencoba berbagi ilmu dan hikmah yang didapat ketika melewati waktu dalam hidup, dan ditambah bumbu2 keseharian tentunya.. semoga bermanfaat ;-)
September 2008
M T W T F S S
     
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archives


%d bloggers like this: